Assalamualaikum,
Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi pengetahuan terkait materi Pendidikan Guru Penggerak Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis nilai-nilai kebajikan sebagai pemimpin
Penulis : Susi Rahmawati, S.Pd.SD
Link : https://youtu.be/KD_K2hl1RX4
· Bagaimana Filosofi Ki Hadjar Dewantara Dengan Pratap Triloka memiliki Kaitan Dengan Penerapan Pengambilan Keputusan Sebagai Sebagai Seorang Pemimpin ?
Pengambilan keputusan yang
dilakukan oleh guru sebagai pemimpipemimn pembelajaran hendaknya tidak
bertentangan dengan nilai- nilai kebajikan universal yang diyakini , berdampak
pada murid dan dapat dipertanggung jawabkan . Jadi ,Pratap Triloka sangat berpengaruh
pada pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran . Azas Tut Wuri
Handayani yang artinya didepan menjadi panutan ditengah membangkitkan semangat
, dibelakang memberikan motivasi. Azas ing ngarso sung yang berarti memberi
teladan , memberi pengaruh pada pengambilan keputusan sebagai pemimpin
pembelajaran, yaitu seorang guru hendaknya memberi contoh menjadi teladan dan
panutan bagi murid dalam mengambil keputusan .
·
Bagaimana nilai-nilai yang tertanam dalam diri
kita berpengaruh pada prinsip-prinsip yang kita ambil dalam pengambilan suatu
keputusan .
Prinsip-prinsip yang kita ambil
dalam pengambilan suatu keputusan tentunya berkaitan dengan nilai-nilai yang
tertanam dalam diri . Misalnya guru yang memiliki empati yang tinggi, rasa
kasih sayanng dan kepedulian cenderung akan memilih prinsip berpikir berbasis
rasa peduli ( Care-based thinking ). Sedangkan guru yang memiliki sifat jujur
dan komitmen yang kuat untuk tunduk pada peraturan cenderung memilih prinsip
berpikir berbasis peraturan ( Rule-based thinking ). Dan guru yang reflektif
dan memiliki jiwa sosial yang tinggi cenderung memilih prinsip berpikir
berbasis hasil akhir( End- Based thinking )
·
Bagaimana materi pengambilan keputusan berkaitan
dengan kegiatan coaching ( bimbingan ) yang diberikan pendamping atau
fasilitator dalam perjalanan proses pembelajaran kita. terutama dalam pengujian
pengambilan keputusan yang telah kita ambil ? Apakah pengambilan keputusan
tersebut telah efektif , masihkah ada pertanyaan- pertanyaan dalam diri kita
atas pengambilan keputusan tersebut ? Hal-hal ini tentunya bisa dibantu oleh
coaching yang telah dibahas pada sebelumnya.
Coaching cukup efektif dalam
pengambilan keputusan, karena dari proses coaching kita dapat menggali hal-hal
yang berkaitan dalam keputusan yang harus dipertimbangkan sebelum diputuskan
agar dapat sesuai dengan nilai-nilai dan tidak merugikan orang banyak.
·
Bagaimana kemampuan guru dalam mengelola dan
menyadari aspek sosial dan emosionalnya akan berpengaruh terhadap pengambilan
suatu keputusan khususnya dilema etika ?
Sebagai seorang pendidik tentu
akan menghadapi suatu dilema etika atau bujukan moral dilingkungan sekolah .
pembahasan studi kasus pada modul ini memberikan contoh-contoh pada situasi
yang biasa terjadi dan mungkin saja pernah di alami oleh sebagian guru . Hal
ini akan memberikan rambu-rambu dan pedoman agar guru-guru tidak terjebak dalam
situasi yang sama dan dapat bertindak secara bijak melalui prinsip , paradigma
dan langkah dalam pengujian dan pengambilan keputusan akan membuat kita semakin
menyadari perilaku yang benar dan perilaku yang salah.
·
Bagaimana pembahasan studi kasus yang fokus pada
masalah moral atau etika kembali kepada nilai-nilai yang dianut seorang
pendidik ?
Pengambilan keputusan memiliki
arti penting bagi maju atau mundurnya suatu sekolah. Pengambilan keputusan yang
tepat akan menghasilkan suatu perubahan terhadap sekolah ke arah yang lebih
baik, terciptanya lingkungan yang positif , kondusif, aman dan nyaman. Namun
sebaliknya pengambilan keputusan yang salah akan berdampak buruk pada
perjalanan roda sekolah itu sendiri.
·
Bagaimana pengambilan keputusan yang tepat,
tentunya berdampak pada terciptanya lingkungan yang positif, kondusif, aman dan
nyaman .
Pengambilan keputusan memiliki
arti penting bagi maju atau mundurnya suatu sekolah . Pengambilan keputusan
yang tepat akan menghasilkan suatu perubahan terhadap sekolah ke arah yang
lebih baik , Terciptanya lingkungan yang positif, kondusif, aman dan nyaman.
Namun sebaliknya pengambilan keputusan yang salah akan berdampak buruk pada
perjalanan roda sekolah itu sendiri.
·
Apakah tantangan-tantangan di lingkungan Anda
untuk dapat menjalankan pengambilan keputusan terhadap kasus-kasus dilema etika
ini? Adakah kaitannya dengan perubahan paradigma di lingkungan Anda?
Tantangan dan kesulitan muncul
karena masalah dan perubahan paradigma dan budaya sekolah yang sudah dilakukan
selama bertahun-tahun diantaranya adalah sistem yang terkadang memaksa guru
untuk memilih pilihan yang salah atau kurang tepat dan berpihak kepada murid.
Yang kedua tidak semua warga sekolah berkomitmen tinggi untuk menjalankan
keputusan bersama, Yang ketiga keputusan yang diambil kadang kala tanpa
sepenuhnya melibatkan guru dan tidak melakukan komunikasi dan kolaborasi
terlebih dahulu sehingga muncul banyak kendala-kendala dalam proses pelaksanaan
pengambilan keputusan.
·
Apakah pengaruh pengambilan keputusan yang kita
ambil ini dengan pengajaran yang memerdekakan murid-murid kita? Bagaimana kita
memutuskan pembelajaran yang tepat untuk potensi murid kita yang berbeda-beda?
Sebagai pemimpin pembelajaran
tentunya pengambilan keputusan sangat berpengaruh pada pengajaran yang
diberikan kepada murid . apakah dengan metode klasik seperti ceramah yang
cenderung membuat murid statis ataupun pengajaran yang mempertimbangkan model pembelajaran
yang memandang keberagaman dan aspek sosial emosional murid sehingga dapat
memerdekakan murid-murid kita baik dari ranah kognitif, psikomotorik maupun
afektifnya. Menjadi pembelajaran yang berpihak pada murid yang lebih nyaman dan
menyenangkan.
·
Bagaimana seorang pemimpin pembelajaran dalam
mengambil keputusan dapat mempengaruhi kehidupan atau masa depan
murid-muridnya?
Setiap pengambilan keputusan yang
dilakukan guru secara tepat dan bijak tentu akan mempengaruhi masa depan
murid-murid, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri , bisa
diandalkan dan mampu menggali potensi dan kekuatan mereka.
·
Apakah kesimpulan akhir yang dapat Anda tarik
dari pembelajaran modul materi ini dan keterkaitannya dengan modul-modul
sebelumnya?
Pengambilan keputusan adalah
suatu kompetensi atau skill yang harus dimiiki oleh guru dan harus berlandaskan
kepada filosofi Ki Hajar Dewantara yang dikaitkan dengan peran guru sebagai
pemimpin pembelajaran. Pengambilan keputusan harus berdasarkan pada budaya
positif dan menggunakan alur BAGJA yang akan mengantarkan pada lingkungan yang
positif, kondusif, aman dan nyaman (well being). Dalam pengambilan Keputusan. Seorang
guru harus memiliki kesadaran penuh (mindfullness) untuk menghantarkan muridnya
menuju profil pelajar Pancasila. Dalam perjalanannya menuju profil pelajar Pancasila,
ada banyak dilema etika dan bujukan moral sehingga diperlukan panduan sembilan
langkah pengambilan dan pengujian keputusan untuk memutuskan dan memecahkan
suatu masalah agar keputusan tersebut berpihak kepada murid demi terwujudnya
merdeka belajar.
·
Sejauh mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep
yang telah Anda pelajari di modul ini, yaitu: dilema etika dan bujukan moral, 4
paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah
pengambilan dan pengujian keputusan. Adakah hal-hal yang menurut Anda di luar
dugaan?
Pemahaman saya dalam mempelajari
konsep-konsep modul 3.1 ini bahwa banyak hal atau langkah-langkah yang harus
ditempuh dalam mempertimbangkan pengambilan keputusan . Tentu saja diluar
dugaan bagi saya karena ternyata memutuskan sesuatu hal itu tidak mudah .
·
Sebelum mempelajari modul ini, pernahkah Anda
menerapkan pengambilan keputusan sebagai pemimpin dalam situasi moral dilema?
Bilamana pernah, apa bedanya dengan apa yang Anda pelajari di modul ini?
Saya pernah menerapkan
pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran dalam situasi dilema etika Dimana
pengambilan keputusan tersebut hanya didasarkan pada pertimbangan hati nurani
saya sendiri serta komunikasi dan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait. Tetapi
bedanya setelah saya mempelajari modul dan memahami tahapan-tahapan di dalam
pengambilan dan pengujian keputusan, menggunakan 4 paradigma pengambilan
keputusan, serta 3 prinsip pengambilan keputusan. Jadi pengambilan keputusan
yang saya ambil lebih tepat dan dapat dipertanggungjawabkan, berpihak pada
semua orang terutama murid serta berdasarkan pada nilai-nilai kebajikan.
·
Bagaimana dampak mempelajari konsep ini buat
Anda, perubahan apa yang terjadi pada cara Anda dalam mengambil keputusan
sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran modul ini?
Dampaknya saya jadi mengetahui
bahwa ada beberapa jenis dan tahapan dalam pengambilan keputusan . Pemahaman
digabungkan dengan situasi atau pengalaman yang pernah dan sedang dihadapi
menciptakan pemikiran baru dalam mengambil keputusan.
·
Bagaimana dampak mempelajari konsep ini buat
Anda, perubahan apa yang terjadi pada cara Anda dalam mengambil keputusan
sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran modul ini?
Dampaknya saya jadi mengetahui
bahwa ada beberapa jenis dan tahapan dalam pengambilan keputusan . Pemahaman
digabungkan dengan situasi atau pengalaman yang pernah dan sedang dihadapi
menciptakan pemikiran baru dalam mengambil keputusan.
·
Seberapa penting mempelajari topik modul ini
bagi Anda sebagai seorang individu dan Anda sebagai seorang pemimpin?
Penting karena dapat menjadi acuan dan pertimbangan dari hal-hal yang telah dipelajari dalam mengambil keputusan
